WFH, Kuncinya Selalu Online dan Mudah Dihubungi

Bahrul Rozi

Kepala Subdit Perencanaan Sarana dan Prasarana Kawasan Ditirektorat P3KT.

Bekerja dari rumah  atau Work From Home (WFH) adalah suatu istilah bekerja dari jarak jauh. Jadi pekerja tidak perlu datang ke kantor tatap muka dengan para pekerja lainnya. Sebenarnya WFH tidak asing bagi para pekerja freelancer, namun mereka lebih sering menyebutnya dengan kerja remote atau remote working.

WFH dan remote working tidak ada bedanya, hanya istilah. Yang membedakan hanyalah peraturan di tempat mereka bekerja. Ada yang menerapkan working hours normal seperti jam masuk kantor 8 pagi sampai 4 sore atau jam kerja bebas asal pekerjaan beres dan komunikasi selalu fast respons.

Bila dibandingkan dengan bekerja secara normal di kantor, WFH memiliki beberapa kelebihan, yaitu: Soft skill  kita bertambah  yang tadinya masih gaptek (gagap teknologi, Red) mau tidak mau harus tau menggunakan perangkat lunak software masa WFH seperti rapat bersama menggunakan aplikasi zoom, webex meeting, absensi kehadiran bisa digantikan dengan share live location, dll; Pengeluaran Biaya ke kantor menurun misal transport, makan siang; Waktu fleksibel, bisa disesuaikan. Terpenting saat bekerja dari rumah, karyawan bisa bertanggung jawab dengan pekerjaannya.

Kelebihan lain, work life balance meningkat. Keseimbangan antara pekerjaan dengan kehidupan sehari-hari. Bisa lebih dekat dengan keluarga dan lingkungan sekitar sehingga life balance terpenuhi.

Namun, ada juga kesulitan selama bekerja dirumah. Antara lain:  Biaya operasional rumah meningkat. Biaya operasional bekerja, otomatis pindah saat kerja dari rumah. Mulai dari listrik, internet, pulsa,  dan makanan.

Bisa juga sering terjadi Miskomunikasi. Komunikasi menjadi tantangan terbesar saat WFH. Untuk itu harus selalu online dan mudah dihubungi, sehingga saat ada diskusi atau koordinasi tidak ketinggalan info. Frekuensi komunikasi juga harus dilakukan sesering mungkin untuk menjaga komunikasi antartim bisa berjalan dengan baik dan tidak terjadi miskomunikasi.

Juga banyak gangguan kerja. Tidak setiap pekerjaan yang dilakukan dari rumah bisa berjalan mulus. Ada saja gangguan terutama dari anak dan keluarga, belum lagi orang-orang di sekitar.

Kerapkali, motivasi kerja bisa hilang karena suasana berbeda jauh dengan kerja di kantor. Apalagi godaan di rumah lebih banyak. Tidak ada pengawasan dari atasan langsung, sehingga membuat motivasi kerja lama kelamaan mengendor. Salah satu tandanya adalah pekerjaan yang seringkali telat dari deadline yang sudah ditentukan. Jadi, untuk keberhasilan pekerjaan kita. Semua tergantung pada diri sendiri. Semoga semua cepat berlalu, dan tetap semangat. Jaga kesehatan.(Viny)