Pandemi Ajak Kita Introspeksi dan Inovatif

Dr. Ramli, S.Pd., M.Pd.

Kepala Subdirektorat Perencanaan Pengembangan Masyarakat

Selama bekerja dari rumah (WFH) di tengah masa pandemi Covid-19, kesan menurut saya yang menjadi pembelajaran sangat berharga dalam bekerja dari jarak jauh, tidak seperti biasanya di mana kita melakukan rapat online melalui aplikasi Zoom Meeting. Selain itu, ikatan keluarga semakin dekat dan harmonis karena lebih banyak menghabiskan waktu di rumah dari pada di luar.

Banyak introspeksi diri, utamanya kesabaran dalam berdiam di rumah, ini merupakan ujian dari Allah SWT dan dapat mengajari kita lebih beretika bersopan santun yang lebih baik, kebersihan dan terutama kesabaran. Hal yang paling berkesan selama WFH di Bulan Ramadhan adalah menjadi imam sholat tarawih di rumah bersama keluarga.

Ada juga kesulitan yang dialami selama WFH, mulai dari ruang gerak yang terbatas karena tidak bisa kemana-mana, juga silaturrahmi baik antar tetangga, teman kerja, saudara, maupun rekanan lainnya menjadi sangat sulit. Bertemu, jabat tangan, saling sapa, terbatas. Janjian ketemu pun sulit karena akses lokasi pertemuan tertutup di mana-mana. Ini ujian.

Alhamdulillah dengan teknologi, rapat online dapat dilakukan dengan Zoom Meeting, telpon, diskusi melalui Group WhatsApp (WA), termasuk share live lokasi via WA.

Terkait pencegahan Covid-19, kantor pun memberikan bantuan berupa masker, hand sanitizer, vitamin C dan D, madu, dan susu, untuk para pegawai. Meski ada sedikit keterlambatan, bentuan tersebut sangat dibutuhkan awal April 2020, di mana kesehatan kita mengalami penurunaan pada saat itu.

Jadikan musibah Covid-19  ini sebagai pembelajaran, ujian, cobaan dari Allah SWT, sehingga kita dapat intropeksi diri masing-masing agar kita tidak merasa sombong, angkuh, hebat, paling kaya,  penguasa segalanya, agar kedepan kita bisa saling menghargai antar ummat/manusia.

Saya ingin berbagi tips mengisi hari-hari selama WFH selama Ramadhan, agar tetap sehat jasmani dan rohani. Banyak berfikir positif, berzikir, mengikuti imbauan pemerintah, utamanya cara hidup sehat, berjemur/olah raga, dan minum suplemen untuk ketahanan tubuh.

Di Bulan Ramadan, perbanyak berzikir, bertawakal kepada Allah SWT,  sholat,  mengaji tadarrusan, khatam Al-quran, mengatur pola makan, diselingi olah raga, minum Vitamin & ramuan tradisional seperti jahe dll.

Kepada teman-teman pembaca Buletin Transpolitan, jadikan musibah Covid-19 ini sebagai pembelajaran yang sangat berharga bagi kita semua dan yang tidak pernah terlupakan. Kita juga tetap bekerja secara optimal. Pandemi ini juga mengajak kita berpikir secara inovatif baik inovasi sosial, inovasi ekonomi, maupun Inovasi kreatif, dan inovasi teknologi.(Shinta)