Paradigma Transmigrasi Era Revolusi Industri 4.0

SUBDIT Perencanaan Pengembangan Masyarakat bekerja sama dengan Klinik Lingkungan dan Mitigasi Bencana Fakultas Geografi UGM menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Fakultas Geografi UGM pada 18-22 September 2019 lalu.

Bimtek diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari berbagai satuan kerja (satker) di lingkungan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendes PDTT RI), juga peserta yang diundang dari Dinas Transmigrasi perwakilan daerah di Indonesia, yaitu Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Nusa Tenggara Timur.

Bimtek ini merupakan salah satu kegiatan dalam Konggres ang dilaksanakan Ditjen PKP2Trans di Yogyakarta bersama dengan UGM dengan tema “Restorasi Transmigrasi 4.0 untuk Mewujudkan SDM Mandiri dan Sejahtera”.

Paradigma transmigrasi kini mulai berubah. Transmigrasi yang semula diketahui sebagai pemindahan penduduk dari daerah padat (Pulau Jawa) ke daerah yang jarang penduduknya (Luar Jawa), kini bergeser bukan hanya memindahkan penduduk, namun juga memindahkan pengetahuan. Diharapkan seluruh daerah dapat berkembang bersama menyongsong era revolusi industri 4.0 yang tidak hanya mengandalkan pada jumlah atau kuantitas penduduk, melainkan pada kualitas penduduk. Penduduk yang berkualitas tinggi dan inovatif akan mampu untuk berkembang. Untuk itu transmigrasi harus dapat meningkatkan kualitas peserta dan masyarakat lokal yang didatangi para transmigran, sehingga terbentuk kawasan transpolitan. (*)