Inovasi Bakal Ciptakan Transmigran Mandiri

DIREKTUR Perencanaan Pembangunan Dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (P3Ktrans), Dr. R. Bambang Widyatmiko, S.Si., MT. Mengungkapkan pentingnya inovasi dalam pelaksanaan program transmigrasi. “Kita pun berupaya melakukan inovasi transmigrasi, salah satu tujuannya adalah untuk membangun pusat-pusat pertumbuhan. Kenapa selama ini tidak ada perpindahan penduduk secara mandiri, apabila transmigrasi sebagai pusat pertumbuhan maka akan mendatangakan orang secara mandiri,” ungkapnya dalam Rapat Pembahasan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi Tahun 2020-2024, di Bandung akhir tahun lalu.

Inovasi menurutnya juga akan mempu menurunkan mahalnya biaya penyelenggaraan transmigrasi yang  harus dikeluarkan oleh pemerintah. Inovasi di bidang transmigrasi dikatakan Bambang Widiatmoko telah mendapatkan dukungan dari Bappenas.

Selain itu, juga perlu pemahaman di mana posisi kementerian dalam menyusun perencanaan strategis ke depan. “Target-target apa yang akan kita lakukan untuk menyusun agenda transmigrasi guna membangun Indonesia dari pinggiran, transmigrasi sebagai sarana komplementer untuk membangun desa-desa tertinggal. Transpolitan adalah bentuk dari transmigrasi kekinian 4.0,” paparnya.

Kegiatan Rapat Pembahasan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi Tahun 2020-2024, dilakukan Penyusunan Input Kebijakan Pembangunan Transmigrasi yang akan Dituangkan dalam Rancangan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi Tahun 2020-2024, di Hotel Crowne Plaza Hotel Bandung Jalan Lembong No. 19, Braga, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat Pada Rabu Tanggal 30 Oktober – Jumat 1 November 2019.(*)